Rabu, 27 Juli 2016

IPA BAB 3 KEPENDUDUKAN DAN LINGKUNGAN


 IPA BAB 3
KEPENDUDUKAN DAN LINGKUNGAN

Manusia sebagai penduduk di bumi, pertumbuhannya dapat memengaruhi lingkungan. Indonesia memiliki jumlah penduduk yang sangat besar. Jumlah penduduk Indonesia menempati urutan ke 4 di dunia.
a.  Dinamika Penduduk
                                Dinamika penduduk adalah perubahan jumlah penduduk dari waktu ke waktu. Dinamika penduduk dipengaruhi oleh 3 faktor, yaitu kelahiran (natalitas), kematian (mortalitas), perpindahan penduduk (migrasi).
1.    Kelahiran (natalitas)                                                                                                            Agar dapat mengetahui jumlah kelahiran bayi hidup setiap 1000 penduduk di suatu wilayah dalam kurun waktu 1 tahun maka perlu dilakukan perhitungan angka kelahiran.

Penggolongan angka kelahiran:
a.      Apabila angka kelahiran kurang dari 20(<20), maka angka kelahiran di wilayah tersebut tergolong rendah.
b.      Apabila angka kelahiran antara 20-30, maka angka kelahiran di wilayah tersebut tergolong sedang.
c.       Apabila angka kelahiran lebih dari 30(30), maka angka kelahiran di wilayah tersebut tergolong tinggi.
2.  Kematian (mortalitas)                                                                                                                                         Agar dapat mengetahui jumlah kematian setiap 1000 penduduk suatu wilayah dalam kurum waktu 1 tahun mak perlu dilakukan perhitungan angka kelahiran.


Penggolongan angka kematian:
a.    Apabila angka kematian kurang dari 14(<14), maka angka kematian di wilayah tersebut           tergolong rendah.
b.   Apabila angka kematian antara 14-18, maka angka kematian di wilayah tersebut tergolong sedang.
c.    Apabila angka kematian lebih dari 18(>18), maka angka kematian di wilayah tersebut tergolong tinggi.
3. Perpindahan Penduduk(migrasi)
                   Proses perpindahan penduduk akan menyebabkan jumlah penduduk di suatu wilayah bertambah atau berkurang.


1.      Migrasi internal (dalam negeri)
-urbanisasi
-transmigrasi
2.  Migrasieksternal (luar negeri)
-imigrasi
-emigrasi
B. dampak peningkatan jumlah penduduk terhadap masalah lingkungan
1. penurunan kualitas lingkungan akibat limbah/sampah
  Kualitas lingkungan dapat menurun akibat banyaknya sampah atau bahan pencemar lain. Sampah yang dihasilkan dalam skala rumah tangga seringkali tampak sedikit dan tidak dianggap mencemari lingkungan padahal, jika dilihat disekitar kita justru sampah rumah tangga yang banyak mencemari lingkungan.
2. Berkurangnya ketersediaan air bersih
Kita tidak dapat memungkiri bahwa air adalah kebutuhan pokok setiap manusia, karena dalam setiap aktivitas kehidupan sehari-hari manusia membutuhkan air, misalnya minum, memasak, mandi, mencuci dll. Dengan kondisi yang demikian, sangatlah mungkin apabila jumlah penduduk meningkat maka ketersediaan air bersih juga akan berkurang. Berikut ciri-ciri air tercemar:
a.      Adanya perubahan suhu
Pada kondisi normal suhu air di bawah suhu lingkungan. Pada daerah industri air digunakan sebagai pendingin mesin-mesin pabrik.
b.      Adanya perubahan pH
pH adalah derajat keasaman yang digunakan untuk menyatakan tingkat keasaman atau kebebasan yang pada suatu larutan. Pada kondisi normal pH air adalah netral. Pada kondisi tercemar, pH air berkisar antara 4-6 atau 8-9.
c.       Adanya perubahan warna,bau, dan rasa air
Air yang bersih atau tidak tercemar adalah air yang bening(tidak berwarna), tidak berbau, dan tidak berasa. Perubahan pada air dapat disebabkan oleh polutan(bahan pencemar) yang terlarut pada air tersebut.
d.     Adanya endapan atau bahan terlarut
Endapan atau bahan terlarut yang ada di sungai dapat berasal dari polutan yang masuk ke sungai. Adanya polutan yang masuk ke sungai akan menyebabkan terjadinya perubahan pH, warna, bau, dan rasa air.
e.      Adanya Mikroorganisme
Salah satu peranan mikroorganisme adalah menguraikan bahan-bahan pencemar organik. Di antara organisme-organisme tersebut ada yang mungkin bersifat patogen (membawa penyakit).
3.      Berkurangnya Ketersediaan Udara Bersih
Semakin banyaknya jumlah penduduk tentunya juga menyebabkan peningkatan kebutuhan udara bersih. padahal ketersediaan lahan hijau sebagai sumber penyedia udara bersih di daerah perkotaan juga berkurang akibat lahan hjau yang ada banyak dialih fungsikan sebagai pemukiman.
4.      Berkurangnya ketersediaan ruang dan lahan pertanian
Apabila jumlah penduduk meningkat, maka akan semakin bertambah pula jumlah lahan yang di gunakan untuk tempat tinggal manusia. Agar dapat memnuhi kebutuhan tempat tinggal, maka tidak sedikit manusia yang menggunakan lahan pertanian untuk diubah menjadi lahan pemukiman. Hal inilah yang menyebabkan ketersediaan lahan pertanian menjadi berkurang.



 








Tidak ada komentar:

Posting Komentar